Proposal Permohonan Bantuan Dana Pembangunan Mushalla NUR ASASI - SDN 014 Sagulung - Kota Batam
Assamu'alaikum Wr.Wb.
Ba'da salam kami doakan semoga Bapak/Ibu berada dalam keadaan sehat dan sukses selalu. Amin.
Sehubungan dengan pembinaan siswa SD Negeri 014 Sagulung, Taman Cipta Asri - Tembesi - Kota Batam (yang berjumlah lebih dari 400 orang siswa) menuju generasi yang madani. Maka perlu ada wadah pembinaan dalam hal ini tempat ibadah (Musalla).
Oleh karena itu kami memohon dengan segala kerendahan hati kepada Bapak / Ibu agar kiranya dapat membantu dana untuk meringankan biaya pekerjaan pembangunan tersebut di atas. Semoga Allah SWT membalas dengan berlipat ganda. Amin.
Demikianlah permohonan ini kami buat, atas bantuan dan perhatian Bapak / Ibu, kami mengucapkan terima kasih.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.
Batam, 22 September 2012
PANITIA PEMBANGUNAN MUSALLA NUR ASASI
SEKOLAH DASAR NEGERI 014 SAGULUNG
Nomor Induk Sekolah (NIS) 100300
Alamat : Taman Cipta Asri Kel. Tembesi Kec. Sagulung - Kota Batam - Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Kode Pos 29434
Telp / Hp Hp 0812 6116075 / 0812 6134424
Ketua Panitia
ZULFAHMI, S.Ag.
NIP. 19730914 200604 1 006
PROPOSAL PEMBANGUNAN MUSALLA NUR ASASI
SDN 014 SAGULUNG KOTA BATAM - KEPRI
I. MUQODHIMAH
Alhamdulillahirobbil 'Alamain, kita panjatkan puji syukur kehadiran Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat kepada kita, serta tak henti-hentinya sholawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW yang telah membimbing kita dari jalan kegelapan menuju jalan terang yang diridhoi Allah SWT.
Peranana Mushola pada saat ini di sekolah-sekolah sangat berperan untuk membina generasi yang madani, karena Mushola di samping sebagai sarana ukhuwah islamiyah juga sebagai sarana membantu pendidikan non formal yang memberi dampak positif khususnya kepada warga Sekolah Dasar Negeri 014 Sagulung dan masyarakat di lingkungan sekolah pada umumnya. Yang pada gilirannya dapat menjadi filter bagi umat Islam.
Mushola disamping peranannya sebagai sarana menjalin ukhuwah islamiyah juga sudah saatnya digunakan untuk kegiatan-kegiatan sosial lainnya sepanjang untuk kemaslatan peranannya. Sehubungan dengan semangat umat Islam untuk meningkatkan syiar Islam dan kualitas pemahamanan sekaligus pendalaman terhadap ajaran Islam dengan hati yang tulus dan keinginan yang kuat, segenap pengurus dan Panitia Pembangunan Mushola mengajak kepada segenap lapisan masyarakat khususnya kaum muslimin dan muslimat untuk menaruh perhatian terhadap rencana mulia tersebut.
II. LANDASAN PEMIKIRAN
dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan. (Q.S. Al-Ankabut: 7)
dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung. (Q.S. Ali Imron: 104)
Barangsiapa yang membangun masjid (Mushola) hanya karena mengharap keridhoan Allah SWT, niscaya Allah akan membangunkan rumah di surga. (H.R. Bukhori Muslim)
Orang-orang yang beriman dan beramal baik, akan Kami tempatkan di tingkat yang tertinggi di dalam surga yang mengalir sungai di bawahnya, di sana mereka kekal selamanya. Alangkah nikmatnya pembalasan bagi orang-orang yang beramal itu. (Q.S. Al-Ankabut: 58)
III. MAKSUD DAN TUJUAN
Dengan dibangunnya mushola yang ada sekarang ini, diharapkan dapat memberi manfaat dan masukan positif bagi umat, antara lain:
1. Untuk tempat peribadatan bagi warga SDN 014 Sagulung khususnya dan pada umumnya warga sekitarnya.
2. Sebagai sarana untuk melaksanakan kegiatan pengembangan syiar Islam serta menjalin tali silaturrohmi dan meningkatkan ukhuwah Islamiyah.
3. Sebagai wahana pembinaan masyarakat sekitar khususnya umat Islam di bidang mental dan spiritual.
IV. ANGGARAN DAN BIAYA (TERLAMPIR)
V. SUMBER DANA
'
Sumber dana pembiayaan mushola "NUR ASASI SDN 014 SAGULUNG" diharapkan berasal dari beberapa unsur:
1. Swadaya masyarakat lingkungan setempat.
2. Donatur-donatur dari umat Islam pada umumnya.
3. Bantuan pemerintah.
VI. WAKTU PELAKSANAAN
Panitia pembangunan mushola memulai pelaksanaan pembangunan mulai bulan September 2012.
VII. LOKASI
Lokasi Mushola "NUR ASASI" bertempat di SDN 014 Sagulung Kel. Tembesi Kec. Sagulung Kota Batam - Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
VIII. SEKRETARIAT
Musalla "NUR ASASI"
SDN 014 Sagulung Kel. Tembesi Kec. Sagulung Kota Batam - Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)
Hp 0812 6116075 / 0812 6134424
IX. PENUTUP
Demikian proposal ini, kami ajukan dengan penuh harapan sudilah kiranya Bapak / Ibu / Sdr / Sdri berkenan membantu pengadaan dana, demi lancar dan suksesnya rencana mulia ini. Dengan do'a semoga Bapak / Ibu / Sdr / Sdri selalu mendapatkan limpahan rahmat dalam lindungan-Nya serta mendapatkan limpahan rizki, kesehatan, ketentraman dan kesuksesan dalam menjalankan / mengemban tugas sehari-harinya.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.
PANITIA PELAKSANAAN PEMBANGUNAN MUSALLA NUR ASASI
SEKOLAH DASAR NEGERI 014 SAGULUNG
Nomor Induk Sekolah (NIS) 100300
Alamat : Taman Cipta Asri Kel. Tembesi Kec. Sagulung - Kota Batam - Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Kode Pos 29434
Telp / Hp Hp 0812 6116075 / 0812 6134424
Ketua Panitia
ZULFAHMI, S.Ag.
NIP. 19730914 200604 1 006
Mengetahui
Ketua Komite SDN 014 Sagulung
BUDI HARTO MANALU, SE.
Kepala Sekolah SDN 014 Sagulung
NUR EFENDI, S.Pd.
NIP. 19660706 198807 1 001
Salam Sukses By:
Master Internet Marketer Indonesia
http://momoncomputer.blogspot.com/
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pendidikan, Tempat Sholat, Kiblat, Muslim, Moslem, Muslimah, Ibadah, Sholat, Sedekah, Amal Jariyah, Islam, Sekolah Dasar Negeri 014 Sagulung, Musalla Nur Asasi, Sekolah Negeri, Tempat Ibadah, Musholla, Masjid, Mosque, Batam, Barelang, Kepri, Kepulauan Riau, Taman Cipta Asri, Tembesi, Proposal Penggalangan Dana, Pembangunan Musalla, Pembangunan Masjid, Bansos, Bantuan Sosial, Dinas Sosial, Dinsos
Allah SWT berfirman, ”Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barang siapa berat timbangan kebaikannya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS al-A’raf [7]: 8).
Tampilkan postingan dengan label batam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label batam. Tampilkan semua postingan
Rabu, 31 Oktober 2012
KOMPANG DALAM SYIAR ISLAM YANG LEBIH VARIATIF DI MASJID AL – MUTTAQIN – PERUM MEDIO RAYA – TRANS BARELANG – KOTA BATAM
UPAYA PELESTARIAN KESENIAN KOMPANG DALAM SYIAR ISLAM YANG LEBIH VARIATIF DI MASJID AL – MUTTAQIN – PERUM MEDIO RAYA – TRANS BARELANG – KOTA BATAM
Kami dari Takmir Masjid Al-Muttaqin - Perum Medio Raya – Trans Barelang – Kota Batam mengetuk hati kaum muslimin / muslimat di manapun berada untuk bisa membantu Dana Pembelian Peralatan dan Pembentukan 2 Group Kompang (Ar-Rijal & An-Nisa) yang masing-masing membutuhkan dana @Rp 10.000.000,- x 2 = Rp 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah).
Diharapkan dengan terbentuknya 2 Group Kompang di lingkungan Masjid Al Muttaqin, syiar dan kegiatan keislaman di wilayah Perumahan Medio Raya – Trans Barelang – Kota Batam akan semakin semarak dan lebih variatif.
Sekretariat : Masjid Al-Muttaqin RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia (29434)
Hp. +6281377744845
Fax +62778 – 391515
Email : masjid.almuttaqin@ymail.com
No.Rekening 0188500592 Bank Muamalat Cabang Batam a.n. MESJID AL MUTTAQIN
Kompang adalah alat musik tradisional milik masyarakat melayu. Alat musik ini termasuk dalam instrument pukul seperti gendang dan gamelan. Meski saat ini instrument ini termasuk dalam alat music tradisional bangsa melayu, namun sebenarnya alat musik ini berasal dari Arab yang kemudian dibawa ke tanah Melayu pada zaman kesultanan Malaka oleh para pedagang India Muslim sekitar
Kompang biasanya dimainkan pada masa perarakan, kenduri dan upacara – upacara tradisional yang lain. Cara memainkan kompang pun terdiri dari dua bagian yaitu dengan paluan tradisi dan paluan modern. Pada paluan tradisi kompang dimainkan dengan cara sambil menyanyikan lagu – lagu atau syair Arab ataupun Melayu klasik. Namun pada teknik paluan modern, kompang dimainkan dengan sambil menari. Tradisi ini sebenarnya sangatlah perlu untuk dilestarikan mengingat semakin sedikitnya instrument musik ini dimainkan pada masa sekarang. Untuk itu sebagai Bangsa Melayu, alangkah mulianya jika melestarikan tradisi dan alat musik ini agar tetap ada.
Jika anda peduli terhadap tradisi lokal ini, anda bisa saja ikut ambil bagian dalam melestarikannya. Disini anda bisa membeli alat musik ini sebagai sarana dalam merayakan tradisi – tradisi yang ada di lingkungan anda. Jika anda tertarik dengan instrument ini, anda bisa memesannya baik secara grosir, eceran maupun keagenan, karena alat music ini tidak selalu ada di toko musik biasa. Sebagai orang yang bangga terhadap tradisi lokal, mari lestarikan tradisi yang telah ada dan jangan biarkan tradisi yang telah lama ada ini hilang begitu saja.
WAKIL WALIKOTA DUKUNG SYIAR ISLAM MELALUI QASIDAH REBANA
Batam – Wakil Walikota Batam, Ir. H. Ria Saptarika didampingi Ibu Hj. Suparti Ria Saptarika membuka kegiatan Semarak Ramadhan 1431 H Batam Pos yang ditandai dengan penabuhan Kompang bersama sama dengan Pimpinan Umum Batam Pos, Hasan Aspahani, Pimpinan Perusahaan, Usep RS dan Perwakilan dari Manajemen Mall Top 100 Batu Aji, Minggu (15/8). Semarak Ramadhan 1431 H ini adalah rangkaian dari kegiatan dalam rangka Ulang Tahun Batam Pos yang ke 12 tahun. Yang antara lain akan menampilkan perlombaan-perlombaan yang bernafaskan islami, yaitu Lomba Kompang, Lomba Qasidah Rebana yang di gelar hari itu, Lomba Fashion Show Busana Muslim Anak, Lomba Foto Busana Muslim yang digelar 21 Agustus 2010 dan Lomba Adzan serta Lomba Pukul Bedug Takbir yang akan di gelar tanggal 22 Agustus 2010. Kegiatan akan ditutup pada tanggal 29 Agustus 2010 sekaligus penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba dan buka puasa bersama anak yatim piatu sekota Batam.
Wakil Walikota Batam, Ria Saptarika dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah sangat menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan Batam Pos tersebut, “acara yang di gelar Batam Pos ini sangat bermanfaat karena sangat mendukung syiar Islam, karena kompang adalah kesenian yang sangat Islami,” jelasnya. Ria juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Batam Pos yang telah peduli terhadap kesenian sekaligus Syiar Islam melalui kegiatan ini sehingga masyarakat lebih terberdayakan.
Lomba Kompang dan qasidah rebana diikuti oleh 20 Kelompok dari berbagai majelis taklim, Taman pendidikan Quran, maupun perwakilan dari Kecamatan dengan dewan juri antara lain dari Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni Qasidah Indonesia Kota Batam (LASQI), dari Majelis Silaturahmi Muslimah Kota Batam (Masturah) dan dari Dewan Kesenian Batam. Ketua Panitia Kegiatan, Dewi Febsuri menjelaskan kriteria penilaian oleh dewan juri yaitu vokal, Instrumen dan penampilan. Keluar sebagai juara satu Lomba Qasidah Rebana yaitu Grup Rebana Khairunisa, Batu Besar, juara kedua diraih oleh Grup Al-Ikhlas Tembesi dan Juara ketiga diraih Grup AL-Munawaroh Sei harapan.
Sumber : humasbatam.com
SENI KOMPANG MELAYU MULAI DITINGGALKAN
TEMBILAHAN- Bahari Yunus (70), seorang tokoh yang senantiasa berjuang untuk melestarikan kesenian Kompang di Negeri Seribu Jembatan, Indragiri Hilir (Inhil), dengan Sanggar Kompang Nurul Ihwan, merasa prihatin. Kesenian Melayu tersebut, kini sudah mulai ditinggalkan generasi mudanya.
" Kompang adalah kesenian Melayu yang perlu dilestarikan agar tidak hilang digerus zaman dengan kemajuan dan beragam kesenian baru yang muncul. Untuk itu, sangat diharapkan adanya perhatian dari pemerintah untuk melestarikan budaya ini," ucap Bahari, Jumat (21/1) di Tembilahan.
Kesenian Kompang, katanya, merupakan kesenian tradisional yang dinilai sudah mendarah daging dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Melayu Riau, terutama di Kabupaten Inhil. Kesenian ini, dulunya sering ditampilkan pada setiap acara dan perayaan. Bahkan, menjadi keharusan pada acara resepsi pernikahan.
Namun dalam beberapa tahun belakangan ini, katanya, kesenian Kompang tak lagi populer di tengah masyarakat Melayu Inhil, terutama di kalangan generasi muda. Walaupun masih ada yang memainkan Kompang, namun sudah sangat sedikit dan jarang sekali ditampilkan.
Padahal, menurut Bahari, untuk memainkan kesenian Kompang, tidak sesulit yang dibayangkan. Walaupun untuk memainkan Beredah (permainan yang menggunakan Rebana yang besar), harus memiliki keahlian khusus. Baik dalam memainkan maupun melantun Syair Shalawat. Namun semua itu mudah dipelajari.
"Jika pemerintah mempunyai kemauan untuk melestarikan dengan memberikan apresiasi terhadap kesenian Kompang, maka kesenian ini harus dijadikan mata pelajaran di sekolah-sekolah. Atau dengan mengharuskan generasi muda, dalam setiap acara perhelatan, harus menyertakan kesenian Kompang," usul Bahari. (Zulf)
Sumber : halloriau.com
Inilah Syarat Dakwah Melalui Seni
Dr Hamid Fahmi Zarkasyi
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Syiar Islam melalui seni kini merebak. "Medium seni adalah hiburan, tapi jika diselipi isi-isi bernilai keagamaan bisa jadi media dakwah. Namun, efektivitas dakwahnya dikatakan belum bisa optimal,"ulas Ketua Majelis Pimpinan Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia (MIUMI) KH Hamid Fahmi Zarkasyi, Selasa (12/6).
Meski begitu, pengasuh Pondok Pesantren Modern Gontor ini memaklumi jika dunia industri hiburan kini mulai banyak menyasar segmen religius. Yang terpopuler, sebutnya, menggunakan seni musik dan pertunjukan untuk menyelipkan konten keislaman. Walhasil, tidak semua bentuk seni dengan cap religi berhasil mencapai fungsinya sebagai media dakwah.
"Semua tergantung medianya, tergantung lirik, genre, dan bentuk pertunjukannya. Yang benar-benar relijius menampakkan ke arah keagamaan dengan mengutamakan identitas keislaman," imbuh Ketua Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSIST) ini.
Semua pertimbangan tadi menurut Gus Hamid untuk menjaga keseimbangan antara fungsi hiburan dan dakwahnya. Dari segi lirik misalnya, dia mengamati ada yang bersifat populer dan religius. Musik atau pertunjukan yang religius, sebutnya, menonjolkan pesan-pesan dakwah dibandingkan sisi hiburannya. "Sedangkan musik dalam artian populer tak bisa dipergunakan untuk dakwah,"terangnya.
Dia pun mencontohkan nasyid serta lagu-lagu Bimbo sebagai seni musik yang memenuhi syarat media dakwah sekaligus penghibur jiwa. Di ranah hiburan internasional, Maher Zain disebutnya membawa nuansa agamis dengan memadukan musik pop dan nuansa Arab. Liriknya pun membawa semangat untuk beribadah dan melakukan kaidah-kaidah sebagai seorang Muslim.
"Yang terpenting pemusik Muslim harus pintar mengkombinasikan unsur seni dan konten dakwah untuk menyampaikan ajaran-ajaran dalam Alquran dan hadist," ujar Gus Hamid. Ramuannya sisi religius dengan kemasan populis sehingga pesan tersampaikan melalui sentuhan perasaan insan.
Redaktur: Heri Ruslan
Reporter: indah wulandari
Sumber: REPUBLIKA.CO.ID,
Salam Sukses By:
Master Internet Marketer Indonesia
http://momoncomputer.blogspot.com/
Seni Kompang, Pelestarian Kompang, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pendidikan, Kompang, rebana, seni, bedug, art, artist, islami, lomba, group, kelompok, kesenian, melayu, malay, sholawat, salawat, donasi, infak, sedekah, Batam, Barelang, Kepri, Kepulauan Riau, Islam, Syiar, Dakwah, Sunnah, Bansos, Bantuan sosial, Departemen Sosial, Depsos
Kami dari Takmir Masjid Al-Muttaqin - Perum Medio Raya – Trans Barelang – Kota Batam mengetuk hati kaum muslimin / muslimat di manapun berada untuk bisa membantu Dana Pembelian Peralatan dan Pembentukan 2 Group Kompang (Ar-Rijal & An-Nisa) yang masing-masing membutuhkan dana @Rp 10.000.000,- x 2 = Rp 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah).
Diharapkan dengan terbentuknya 2 Group Kompang di lingkungan Masjid Al Muttaqin, syiar dan kegiatan keislaman di wilayah Perumahan Medio Raya – Trans Barelang – Kota Batam akan semakin semarak dan lebih variatif.
Sekretariat : Masjid Al-Muttaqin RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia (29434)
Hp. +6281377744845
Fax +62778 – 391515
Email : masjid.almuttaqin@ymail.com
No.Rekening 0188500592 Bank Muamalat Cabang Batam a.n. MESJID AL MUTTAQIN
Kompang adalah alat musik tradisional milik masyarakat melayu. Alat musik ini termasuk dalam instrument pukul seperti gendang dan gamelan. Meski saat ini instrument ini termasuk dalam alat music tradisional bangsa melayu, namun sebenarnya alat musik ini berasal dari Arab yang kemudian dibawa ke tanah Melayu pada zaman kesultanan Malaka oleh para pedagang India Muslim sekitar
Kompang biasanya dimainkan pada masa perarakan, kenduri dan upacara – upacara tradisional yang lain. Cara memainkan kompang pun terdiri dari dua bagian yaitu dengan paluan tradisi dan paluan modern. Pada paluan tradisi kompang dimainkan dengan cara sambil menyanyikan lagu – lagu atau syair Arab ataupun Melayu klasik. Namun pada teknik paluan modern, kompang dimainkan dengan sambil menari. Tradisi ini sebenarnya sangatlah perlu untuk dilestarikan mengingat semakin sedikitnya instrument musik ini dimainkan pada masa sekarang. Untuk itu sebagai Bangsa Melayu, alangkah mulianya jika melestarikan tradisi dan alat musik ini agar tetap ada.
Jika anda peduli terhadap tradisi lokal ini, anda bisa saja ikut ambil bagian dalam melestarikannya. Disini anda bisa membeli alat musik ini sebagai sarana dalam merayakan tradisi – tradisi yang ada di lingkungan anda. Jika anda tertarik dengan instrument ini, anda bisa memesannya baik secara grosir, eceran maupun keagenan, karena alat music ini tidak selalu ada di toko musik biasa. Sebagai orang yang bangga terhadap tradisi lokal, mari lestarikan tradisi yang telah ada dan jangan biarkan tradisi yang telah lama ada ini hilang begitu saja.
WAKIL WALIKOTA DUKUNG SYIAR ISLAM MELALUI QASIDAH REBANA
Batam – Wakil Walikota Batam, Ir. H. Ria Saptarika didampingi Ibu Hj. Suparti Ria Saptarika membuka kegiatan Semarak Ramadhan 1431 H Batam Pos yang ditandai dengan penabuhan Kompang bersama sama dengan Pimpinan Umum Batam Pos, Hasan Aspahani, Pimpinan Perusahaan, Usep RS dan Perwakilan dari Manajemen Mall Top 100 Batu Aji, Minggu (15/8). Semarak Ramadhan 1431 H ini adalah rangkaian dari kegiatan dalam rangka Ulang Tahun Batam Pos yang ke 12 tahun. Yang antara lain akan menampilkan perlombaan-perlombaan yang bernafaskan islami, yaitu Lomba Kompang, Lomba Qasidah Rebana yang di gelar hari itu, Lomba Fashion Show Busana Muslim Anak, Lomba Foto Busana Muslim yang digelar 21 Agustus 2010 dan Lomba Adzan serta Lomba Pukul Bedug Takbir yang akan di gelar tanggal 22 Agustus 2010. Kegiatan akan ditutup pada tanggal 29 Agustus 2010 sekaligus penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba dan buka puasa bersama anak yatim piatu sekota Batam.
Wakil Walikota Batam, Ria Saptarika dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah sangat menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan Batam Pos tersebut, “acara yang di gelar Batam Pos ini sangat bermanfaat karena sangat mendukung syiar Islam, karena kompang adalah kesenian yang sangat Islami,” jelasnya. Ria juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Batam Pos yang telah peduli terhadap kesenian sekaligus Syiar Islam melalui kegiatan ini sehingga masyarakat lebih terberdayakan.
Lomba Kompang dan qasidah rebana diikuti oleh 20 Kelompok dari berbagai majelis taklim, Taman pendidikan Quran, maupun perwakilan dari Kecamatan dengan dewan juri antara lain dari Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni Qasidah Indonesia Kota Batam (LASQI), dari Majelis Silaturahmi Muslimah Kota Batam (Masturah) dan dari Dewan Kesenian Batam. Ketua Panitia Kegiatan, Dewi Febsuri menjelaskan kriteria penilaian oleh dewan juri yaitu vokal, Instrumen dan penampilan. Keluar sebagai juara satu Lomba Qasidah Rebana yaitu Grup Rebana Khairunisa, Batu Besar, juara kedua diraih oleh Grup Al-Ikhlas Tembesi dan Juara ketiga diraih Grup AL-Munawaroh Sei harapan.
Sumber : humasbatam.com
SENI KOMPANG MELAYU MULAI DITINGGALKAN
TEMBILAHAN- Bahari Yunus (70), seorang tokoh yang senantiasa berjuang untuk melestarikan kesenian Kompang di Negeri Seribu Jembatan, Indragiri Hilir (Inhil), dengan Sanggar Kompang Nurul Ihwan, merasa prihatin. Kesenian Melayu tersebut, kini sudah mulai ditinggalkan generasi mudanya.
" Kompang adalah kesenian Melayu yang perlu dilestarikan agar tidak hilang digerus zaman dengan kemajuan dan beragam kesenian baru yang muncul. Untuk itu, sangat diharapkan adanya perhatian dari pemerintah untuk melestarikan budaya ini," ucap Bahari, Jumat (21/1) di Tembilahan.
Kesenian Kompang, katanya, merupakan kesenian tradisional yang dinilai sudah mendarah daging dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Melayu Riau, terutama di Kabupaten Inhil. Kesenian ini, dulunya sering ditampilkan pada setiap acara dan perayaan. Bahkan, menjadi keharusan pada acara resepsi pernikahan.
Namun dalam beberapa tahun belakangan ini, katanya, kesenian Kompang tak lagi populer di tengah masyarakat Melayu Inhil, terutama di kalangan generasi muda. Walaupun masih ada yang memainkan Kompang, namun sudah sangat sedikit dan jarang sekali ditampilkan.
Padahal, menurut Bahari, untuk memainkan kesenian Kompang, tidak sesulit yang dibayangkan. Walaupun untuk memainkan Beredah (permainan yang menggunakan Rebana yang besar), harus memiliki keahlian khusus. Baik dalam memainkan maupun melantun Syair Shalawat. Namun semua itu mudah dipelajari.
"Jika pemerintah mempunyai kemauan untuk melestarikan dengan memberikan apresiasi terhadap kesenian Kompang, maka kesenian ini harus dijadikan mata pelajaran di sekolah-sekolah. Atau dengan mengharuskan generasi muda, dalam setiap acara perhelatan, harus menyertakan kesenian Kompang," usul Bahari. (Zulf)
Sumber : halloriau.com
Inilah Syarat Dakwah Melalui Seni
Dr Hamid Fahmi Zarkasyi
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Syiar Islam melalui seni kini merebak. "Medium seni adalah hiburan, tapi jika diselipi isi-isi bernilai keagamaan bisa jadi media dakwah. Namun, efektivitas dakwahnya dikatakan belum bisa optimal,"ulas Ketua Majelis Pimpinan Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia (MIUMI) KH Hamid Fahmi Zarkasyi, Selasa (12/6).
Meski begitu, pengasuh Pondok Pesantren Modern Gontor ini memaklumi jika dunia industri hiburan kini mulai banyak menyasar segmen religius. Yang terpopuler, sebutnya, menggunakan seni musik dan pertunjukan untuk menyelipkan konten keislaman. Walhasil, tidak semua bentuk seni dengan cap religi berhasil mencapai fungsinya sebagai media dakwah.
"Semua tergantung medianya, tergantung lirik, genre, dan bentuk pertunjukannya. Yang benar-benar relijius menampakkan ke arah keagamaan dengan mengutamakan identitas keislaman," imbuh Ketua Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSIST) ini.
Semua pertimbangan tadi menurut Gus Hamid untuk menjaga keseimbangan antara fungsi hiburan dan dakwahnya. Dari segi lirik misalnya, dia mengamati ada yang bersifat populer dan religius. Musik atau pertunjukan yang religius, sebutnya, menonjolkan pesan-pesan dakwah dibandingkan sisi hiburannya. "Sedangkan musik dalam artian populer tak bisa dipergunakan untuk dakwah,"terangnya.
Dia pun mencontohkan nasyid serta lagu-lagu Bimbo sebagai seni musik yang memenuhi syarat media dakwah sekaligus penghibur jiwa. Di ranah hiburan internasional, Maher Zain disebutnya membawa nuansa agamis dengan memadukan musik pop dan nuansa Arab. Liriknya pun membawa semangat untuk beribadah dan melakukan kaidah-kaidah sebagai seorang Muslim.
"Yang terpenting pemusik Muslim harus pintar mengkombinasikan unsur seni dan konten dakwah untuk menyampaikan ajaran-ajaran dalam Alquran dan hadist," ujar Gus Hamid. Ramuannya sisi religius dengan kemasan populis sehingga pesan tersampaikan melalui sentuhan perasaan insan.
Redaktur: Heri Ruslan
Reporter: indah wulandari
Sumber: REPUBLIKA.CO.ID,
Salam Sukses By:
Master Internet Marketer Indonesia
http://momoncomputer.blogspot.com/
Seni Kompang, Pelestarian Kompang, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pendidikan, Kompang, rebana, seni, bedug, art, artist, islami, lomba, group, kelompok, kesenian, melayu, malay, sholawat, salawat, donasi, infak, sedekah, Batam, Barelang, Kepri, Kepulauan Riau, Islam, Syiar, Dakwah, Sunnah, Bansos, Bantuan sosial, Departemen Sosial, Depsos
Label:
Bansos,
Bantuan sosial,
barelang,
batam,
dakwah,
Departemen Sosial,
Depsos,
Islam,
kepri,
kepulauan riau,
Pelestarian Kompang,
sedekah,
Seni Kompang,
Sunnah,
Syiar
Rabu, 04 Agustus 2010
PROPOSAL BANTUAN DANA PEMBANGUNAN MUSHALLA / MASJID MEDIO RAYA - TEMBESI - BATAM

PANITIA PEMBANGUNAN MASJID / MUSHOLLA MEDIO RAYA - TEMBESI – TRANS BARELANG - BATAM
MUSHOLLA AL-MUTAQQIN
Sekretariat : Musholla Al-Muttawin Perum. Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung – Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia
Hp. +6281377744845 Fax +62778 - 391515
Mengajak Kaum Muslimin Membangun, Meramaikan Dan Memakmurkan Masjid / Musholla Medio Raya – Trans Barelang – Pulau Batam – Indonesia
Bismillahirrohmanirrohim
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Allah SWT. Kita memohon pertolongan-Nya dan ampunan serta perlindungan-Nya dari segala keburukan dan kelemahan. Barangsiapa yang diberi hidayah-NYA, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi, dan barangsiapa yang tidak mendapat hidayah, tidak ada sesuatu pula yang mampu menolongnya. Subhanallahi walhamdulillahi walaa ilaha illallah wallahu akbar.
Sholawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang telah menyampaikan risalah-Nya, memberi nasehat dan membawa umat menuju kesempurnaan hidup lahir batin, dunia akhirat. Kita berharap termasuk umatnya yang mendapat syafa’at Beliau, nanti di Yaumil Akhir. Amin
Bersama ini kami sampaikan proposal singkat ke hadapan Bapak dan Ibu, dengan maksud sebagai media untuk menjelaskan rencana pembangunan Musholla/Masjid Al Mutaqqin di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam. Tentunya kami berharap, partisipasi nyata berupa dukungan moril dan materiil, sebagai salah satu waqaf, infaq dan sodaqah jariyah bagi Bapak dan Ibu. Kami berdo’a, semoga keikhlasan Bapak dan Ibu menjadi jalan menuju ketaqwaan dan Insya Allah Bapak dan Ibu termasuk golongan orang-orang yang sesuai dengan hadits Nabi yaitu: orang-orang yang akan dibangunkan sebuah istana di surga-Nya Allah, karena telah membangun rumah Allah di muka bumi ini. Amiin Yaa Rabbal’alamin.
Billahittaufiq wal hidayah
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
1. PENDAHULUAN
Barangsiapa mendirikan karena Allah sesuatu Masjid, niscaya Allah mendirikan untuknya seperti yang ia Telah dirikan itu, di dalam Surga (HR. Bukhori dan Muslim)
Masjid berarti tempat untuk bersujud. Secara terminologis Masjid juga dapat diartikan sebagai tempat beribadah umat Islam, khususnya dalam melaksanakan sholat. Masjid sering disebut dengan Baitullah (rumah Allah), yaitu rumah yang dibangun untuk mengabdi kepada Allah, karena itu setiap Masjid yang dibangun adalah diperuntukkan bagi kaum muslimin supaya dipergunakan sebagai sarana mengabdi kepada Allah.
Meskipun fungsi utamanya sebagai tempat untuk menegakkan sholat, khususnya sholat berjama’ah, namun Masjid dapat dipergunakan untuk kegiatan lainnya. Di masa Rasulullah, Masjid selain dipergunakan untuk sholat juga untuk kepentingan sosial. Loka karya idarah Masjid di Jakarta pada tahun 1974 telah merumuskan pengertian istilah Masjid sebagai berikut:
“Masjid ialah tempat untuk beribadah kepada Allah semata dan sebagai
pusat kebudayaan Islam”.
Pengertian tersebut memberikan warna tersendiri bagi umat Islam pada masa sekarang. Maka tidaklah mengherankan apabila kita temui Masjid yang telah dikelola dengan baik, terawat kebersihan, kesehatan dan keindahannya, terorganisir dengan management yang baik serta dilengkapi dengan sarana pelayanan masyarakat seperti: kantor sekretariat, ruang serba guna, Majelis Ta’lim, Tempat Kegiatan Remaja Masjid, Toko, Taman Pendidikan Al Quraan (TPA), Perpustakaan dan lain sebagainya.
Manusia diciptakan Alloh SWT agar menjadi umat yang taat dan ber-amal ibadah kepada-Nya. Salah satu cara untuk taat dan terus menerus menyembah Alloh SWT tanpa kesyirikan adalah melakukan ibadah secara ikhlas. Ibadah dapat menjadi tolok ukur dan penilaian kualitas seseorang untuk mendapat predikat muslim. Sesuai dengan janji Alloh SWT bahwa setiap muslim yang taat dan selalu beribadah akan ditempatkan dalam surga di akherat kelak.
Untuk menjalankan amalan ibadah tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan sarananya berupa pembangunan masjid atau musholla. Musholla merupakan sarana ibadah yang cukup efektif karena ditempat suci inilah umat Islam dapat menjalankan ibadah secara berjamaah. Musholla juga berfungsi sebagai sarana untuk mempererat ukuwah Islamiyah dan menjadi sarana pergaulan sosial antar muslim. Mengingat pentingnya fungsi musholla/masjid, maka pembangunan dan keberadaannya sangat dibutuhkan bagi setiap warga muslim. Adanya sarana ibadah dapat menjadi tanda bahwa kehidupan beragama di pemukiman tertentu adalah sehat dan berdenyut.
Mengingat pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas, maka kami warga Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam bermaksud untuk mendirikan tempat peribadatan dengan nama Musholla “Al Mutaqqin” beserta sarana pendukung kegiatannya, khususnya Taman Pendidikan Al Quraan (TPA) / PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).
Keberadaan musholla sangat dinantikan oleh keluarga muslim di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam. Dalam jangka pendek, pembangunan musholla diharapkan dapat menjadi sarana bersama bagi seluruh warga muslim untuk melakukan ibadah terutama sholat secara berjamaah. Dalam jangka menengah, keberadaannya dapat menjadi sarana untuk menjalankan ibadah-ibadah yang lain, misalnya untuk pengajian keluarga muslim dan pengembangan Taman Pendidikan Al-Qur’an. Dalam jangka panjang, keberadaan musholla akan dikembangkan menjadi masjid besar dengan berbagai sarana pelengkap yang memadai sebagai penunjangnya, yang diharapkan dapat menjadi sarana yang efektif dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama antar warga muslim di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan sekitarnya.
Saat ini kami terus berupaya mengembangkan kegiatan pendidikan dan da'wah. Alhamdulillah kegiatan tersebut mulai berjalan dengan baik dan teratur, meskipun Tempat Pendidikan Alqur'an (TPA) / PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) untuk anak - anak dan kegiatan Majelis Ta’lim untuk Bapak-Bapak serta Majelis Ta’lim untuk Ibu-Ibu untuk sementara waktu menumpang di rumah salah satu warga, sedangkan kegiatan Remaja Masjid masih berupa wacana dikarenakan bangunan masjid / musholla sebagai tempat berkumpul dan berkegiatan belum siap konstruksi bangunannya.
Kegiatan Ibadah, Pendidikan dan Da'wah akan menjadi lebih sempurna jika pembangunan Musholla Al Mutaqqin tersebut dapat terealisasi.
Saat ini bangunan musholla baru saja berdiri ala kadarnya dengan sumber dana terbatas dari keikhlasan dan tekad bulat untuk beramal jariyah masyarakat muslim Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam untuk pembangunan sarana ibadah tersebut, yang dibangun secara bergotong royong - saling bahu membahu tak kenal lelah oleh masyarakat yang mulai dikerjakan sejak hari Minggu / Ahad tanggal 25 Juli 2010.
Musholla direncanakan didirikan di atas tanah / lahan yang disediakan oleh PT.Widyacipta Fortuna sebagai developer/pengembang perumahan Medio Raya yang berfungsi sebagai fasilitas umum dan sosial seluas 11 X 20 M2. Warga muslim perumahan Medio Raya berharap agar sarana tersebut dapat segera berdiri tempat ibadah yang dapat digunakan bersama-sama terutama saat menjelang bulan Ramadhan. Konsekuensi dari harapan tersebut harus didukung oleh kemampuan finansial agar bangunan musholla dapat terwujud dengan lancar.
Semoga niat luhur dan mulia dari warga muslim ber-amal untuk pembangunan musholla dapat bernilai ibadah. Keinginan ini sekaligus untuk menciptakan suasana kehidupan beragama Islam yang harmonis khususnya di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam yang relatif baru dan berkembang cukup cepat.
Bilamana anda berniat untuk menyisihkan sebagian rezeki anda untuk berpartisipasi atau beramal dalam pembangunan musholla ini, silahkan anda baca selengkapnya proposal pembangunan Musholla Al-Mutaqqin yang beralamat di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam.
2. TUJUAN
• Sebagai tempat untuk melakukan ibadah terutama sholat berjamaah secara rutin agar kualitas sholat dapat terjaga dan meningkat.
• Sarana untuk pencerahan dan pendidikan Agama Islam secara nonformal, misalnya pengajian keluarga muslim, dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) bagi generasi muslim Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan sekitarnya.
• Sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi khususnya antar warga muslim dan warga lainnya.
3. SASARAN
• Seluruh warga muslim di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan sekitarnya.
• Generasi anak Islam dan generasi muda Islam Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan sekitarnya.
4. NAMA MUSHOLLA DAN LOKASI
Sesuai dengan hasil musyawarah warga muslim di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam maka musholla yang akan didirikan diberi nama Musholla Al – Mutaqqin. Nama tersebut bertujuan agar semua jamaah yang datang ke musholla selalu bertaqwa kepada Alloh SWT dan memperoleh pertolongan dari Alloh SWT dalam segala hal. Musholla dibangun dengan ukuran 11 x 20 M2 di lahan fasos/fasum Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam. Pembangunan sudah dimulai sejak sejak hari Minggu / Ahad tanggal 25 Juli 2010.
FKMM (Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Medio Raya)
Sekretariat : Musholla Al Mutaqqin Perum. Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung – Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia
Hp +6281270516575 Fax +62778 - 391515
STRUKTUR PANITIA PEMBANGUNAN MUSHOLLA AL – MUTAQQIN KOMPLEK PERUMAHAN MEDIO RAYA – TEMBESI – TRANS BARELANG – KOTA BATAM
PELINDUNG
• Bp. Nano Swarda (Lurah Tembesi, Kecamatan Sagulung – Kota Batam)
• Bp. Yasmin Toulipan (Ketua RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung – Kota Batam)
KETUA : Bp. Hanif Tarmizi
SEKRETARIS : Bp. Heri Kusyanto
BENDAHARA : Bp. Hardin
SEKSI-SEKSI:
1. SEKSI PERENCANAAN DAN PEMBANGUNAN
Koordinator : Bp. Imam Santoso
Anggota :
1) Bp. Heru Usi S.
2) Bp. Nova Solihin
3) Bp. Sriyono
4) Bp. Bayu
5) Bp. Jamal Siregar
2. SEKSI HUMAS
Koordinator : Bp. Hari
Anggota :
1) Bp. Fery
2) Bp. Agus
3) Bp. Roni
4) Bp. P. Vini
3. SEKSI PERLENGKAPAN
Koordinator : Bp. Renali
Anggota :
1) Bp. Andi
2) Bp. Bagus Devtri
3) Bp. Zein
4. SEKSI DAKWAH
Koordinator : Bp. Ust. Ismu Muthorik
Anggota
1) Ibu Umi Nabil
2) Ibu Wiji Lestari
6. RENCANA ANGGARAN BIAYA PEMBANGUNAN MUSHOLLA
Pembangunan Musholla Al–Mutaqin membutuhkan biaya total sebesar Rp. 258.473.387,00 (Dua ratus lima puluh delapan juta empat ratus tujuh puluh tiga ribu tiga ratus delapan puluh tujuh rupiah).
7. SUMBER DANA
Sumber dana berasal dari swadaya Warga Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam, dan Hamba Alloh lain yang ingin menyisihkan sebagian hartanya.
Bagi pihak yang ingin beramal, Infaq, shodaqoh, wakaf dan amal jariyyah ataupun dalam bentuk lain dapat menghubungi salah satu panitia sebagai berikut:
Hp. +6285274009834 (Bp. Hanif Tarmizi – Ketua FKMM)
Hp. +6282169126675 (Bp. Hardin – Bendahara FKMM)
Hp. +6281270516575 (Bp. Heri Kusyanto – Sekretaris FKMM)
Hp. +6281377744845 (Bp. Ust.Ismu Muthorik – Seksi Dakwah FKMM)
Hp. +6282169880621 (Bp. Imam Santoso – Seksi Perencanaan & Pembangunan FKMM)
Atau bisa datang langsung ke sekretariat FKMM (Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Medio Raya) di Musholla Al-Mutaqqin Perum. Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung – Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia
8. VISI DAN MISI
Visi
• Mewujudkan Masjid / Musholla sebagai Pusat peningkatan keimanan dan nilai-nilai Islami serta Pencerahan Intelektual bagi umat Islam
Misi
• Menjadikan Masjid / Musholla sebagai konsep dan trend masjid masa depan
• Meningkatkan kualitas umat secara terpadu baik dalam hubungannya di masyarakat maupun dengan Allah SWT
• Wahana pemberdayaan sumber daya umat yang berahlak karim dan meningkatkan kesejahteraan umat
9. PEMBANGUNAN MUSHOLLA YANG SUDAH BERJALAN SAAT INI
Saat ini pembangunan Musholla Al-Mutaqqin sudah mulai berjalan yang dikerjakan secara bergotong-royong dan dimulai sejak hari Minggu / Ahad tanggal 25 Juli 2010 dengan rencana pembangunan sementara hanya menggunakan tanah seluas 6 X 6 M2 dari luas tanah 11 x 20 M2 yang tersedia, yang untuk sementara waktu masih dibangun semi permanen karena keterbatasan dana swadaya masyarakat yang berhasil dikumpulkan oleh panitia pembangunan.
Untuk sambungan instalasi listrik dari PT. PLN Batam dan sambungan instalasi air bersih dari PT. ATB (Adhya Tirta Batam) sampai saat ini pun belum sanggup untuk dipasang karena keterbatasan dana yang ada. Tentunya pihak panitia / pengurus sangat mengharap adanya pribadi-pribadi ataupun instansi terkait yang peduli akan hal ini, sehingga bisa turut serta membantu agar realisasi sambungan instalasi listrik dan air di Musholla Al-Mutaqqin Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dapat segera terwujud.
Sedangkan untuk rencana pembangunan kelengkapan musholla berupa sarana perpustakaan, TPA (Taman Pendidikan Al Qur’an), perangkat sound system, karpet, lantai keramik dan penanaman pokok pohon buah serta pembangunan batu miring untuk menghindari longsor belum bisa terlaksana karena keterbatasan dana yang ada.
Perlu diterangkan bahwa, lokasi musholla yang disediakan oleh pihak pengembang berada di atas lereng bukit dengan bagian tepinya berupa jurang yang sangat dalam dengan tanah hasil timbunan yang rawan longsor. Untuk menghindari longsor dan bahaya bagi anak-anak saat bermain dan belajar di musholla sangat diperlukan pembangunan batu miring dan penanaman sekitar 400 batang pohon buah, dengan harapan selain untuk menahan agar tanah tidak longsor – pada saatnya pohon tersebut berbuah nanti akan memiliki nilai ekonomis tersendiri yang bisa digunakan untuk biaya operasional musholla secara mandiri. Kami sangat mengharapkan bantuan dari masyarakat dan / atau instansi terkait untuk pembangunan batu miring dan penanaman sekitar 400 pokok bibit buah, seperti buah mangga, jambu air, jambu batu, belimbing, rambutan, durian, sukun, cempedak, dll.
8. PENUTUP
Demikian proposal pembangunan Musholla ini disampaikan dengan harapan semoga terwujudnya Musholla Al-Mutaqqin dapat menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Alloh SWT bagi umat Islam, khususnya bagi warga muslim Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan masyarakat sekitarnya. Peran dan partisipasi dari semua pihak sangat di harapkan agar rencana dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar. Akhirnya, semoga amal ibadah kita dapat diterima Alloh SWT. Amien.
Dengan mengharapkan Karunia dan Rahmat ALLAH SWT., serta bertawasul kepada sang Nabi Penutup, Rasulullah SAW., beserta ahli baitnya As., Kami mengetuk hati para Dermawan Muslimin dan Muslimat, untuk turut membantu meringankan beban Pembiayaan Pembangunan Musholla tersebut.
Semoga kemurahan hati para Dermawan mendapat balasan Pahala yang berlipat
dari ALLAH SWT., Amin Yaa Robbal ' Alamin
Terima kasih Jazakumullahu khairon katsiro.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Ada Beberapa Hal Yang Perlu Kita Ketahui Agar Kita Selalu Semangat Ibadah :
1. Masjid adalah Baitullah atau Rumah Allah (QS An-Nur:36)
Allahpun berfirman "RumahKu dimuka bumi adalah masjid, para kekasihKu adalah mereka yang memakmurkan rumahKu.Barangsiapa yang ingin berjumpa denganKu hendaklah ia datang ke rumahKu,sungguh wajib bagi tuan rumah menghormati para tamunya."(hadis Qudsi)
Karena itulah Adzan bukan panggilan muazin, tapi panggilan Allah Kekasih untuk para kekasihNya.
2. Masjid rumah Rasulullah SAW
Ketika beliau sakit menjelang akhir hayat beliau, tatkala mendengar adzan Bilal, beliau berkata kepada Saidah Aisyah RA,antarkan aku ke rumahku! Saidah Aisyah keheranan dan seraya bertanya "Bukankah ini rumah engkau wahai kekasih Allah?" Rasulullah menjawab,"Tidak rumahku adalah masjid."
Kesempatan lainpun beliau bersabda :"Seandainya umatku mengetahui keutamaan shalat berjamaah di masjid ,merangkakpun mereka tetap shalat berjamaah dimasjid(muttafaqun 'alaiha)
3. Masjid rumah malaikat-malaikat Allah
Istana saja ada penjaganya apalagi masjid, para malaikat iu mendoakan dan mengaminkan doa mereka yang memakmurkan masjid(HR Ahmad).
4. Masjid adalah rumah orang-orang mukmin
Setiap makhluk ada rumahnya,dan rumah orang beriman adalah masjid. Simak dengan keimanan surat At-Taubah ayat 18 : "Sesungguhnya hanya hamba Allah yang benar-benar beriman kepada Allah dan benar-benar beriman kepada hari akhirat, merekalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah."
(sumber:Majelisazzikra.org)
ALLAH SWT. dan Rasul-nya Muhammad SAW. Memerintahkan Umat Islam di manapun mereka berada agar membangun masjid. Alangkah indah dan bahagianya umat Islam apabila memiliki sarana peribadatan yang memadai keberadaannya.
"Barang siapa berangkat ke atau pulang dari masjid, niscaya Allah menyediakan tempat kediaman di surga setiap ia berangkat atau pulang." (HR. Bukhari dan Muslim).
"Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar taqwa (masjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu Shalat di dalamnya terdapat orang-orang yang membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang bersih." (QS. At - Taubah (9): 108)
"Hanya mereka yang memakmurkan masjid-masjjd Allah-lah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian,serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapapun) selain Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk." (QS. At-Taubah. 9: 18)
"Dan sesungguhnya masjid-masjid adalah milik Allah, maka janganlah engkau menyembah seseorang pun di dalamnya disamping (menyembah) Allah" (QS. Al-Jin: 18)
“Barangsiapa mendirikan karena Allah sesuatu Masjid, niscaya Allah mendirikan untuknya seperti yang ia telah dirikan itu, di dalam Surga”. (HR. Bukhori dan Muslim)
“Tidaklah dunia bila dibandingkan dengan akhirat kecuali hanya semisal salah seorang dari kalian memasukkan sebuah jarinya ke dalam lautan. Maka hendaklah ia melihat apa yang dibawa oleh jari tersebut ketika diangkat?” (HR. Muslim no. 7126)
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai.
[Ali Imran, 3:92]
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al Baqarah : 261)
"Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma´ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar."(QS. An-Nisaa': 114)
Menurut Imam al-Suyuti (911 H), bila semua hadis mengenai amal yang pahalanya terus mengalir walau pelakunya sudah meninggal dunia dikumpulkan, semuanya berjumlah 10 amal, yaitu:
1. ilmu yang bermanfaat,
2. doa anak shaleh,
3. sedekah jariyah (wakaf),
4. menanam pohon kurma atau pohon-pohon yang buahnya bisa dimanfaatkan,
5. mewakafkan buku, kitab atau Alquran,
6. berjuang dan membela Tanah Air,
7. membuat sumur,
8. membuat irigasi,
9. membangun tempat penginapan bagi para musafir,
10. membangun tempat ibadah dan belajar.
Kesepuluh hal di atas menjadi amal yang pahalanya terus mengalir, karena orang yang masih hidup akan terus mengambil manfaat dari ke-10 hal tersebut. Manfaat yang dirasakan orang yang masih hidup inilah yang menyebabkannya terus mendapatkan pahala walau ia sudah meninggal dunia. Dari pemaparan di atas, sudah seharusnya kita berusaha mengamalkan 10 hal tersebut atau paling tidak mengamalkan salah satunya, agar kita mendapatkan tambahan pahala di akhirat kelak, sehingga timbangan amal kebaikan kita lebih berat dari pada timbangan amal buruk.
Allah SWT berfirman, ”Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barang siapa berat timbangan kebaikannya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS al-A’raf [7]: 8).
Allah SWT. berfirman: ‘’Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat.’’ (Al-Baqarah: 110)
Ibnu Abbas r.a. berkata: “Abu Sufyan pernah memberitahukan sesuatu kepadaku dengan menyebutkan hadits Nabi SAW, yang artinya: ‘’Beliau memerintahkan kami mengerjakan shalat, membayar zakat, bersilaturrahmi, dan menjaga kesucian diri.’’(HR. Bukhari)
Dari Ibnu Abbas ia berkata bahwa Nabi pernah mengirim Mu’adz ke Yaman seraya berpesan: ‘’Ajaklah mereka bersaksi, bahwa tidak ada Ilah selain Allah dan sesungguhnya aku (Muhammad) adalah Rasul-Nya. Jika mereka mentaati hal itu, maka beritahukan kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka lima perintah shalat pada setiap harinya. Jika mereka mentaati hal itu, maka beritahukan kepada mereka bahwa Allah mewajibkan mereka untuk membayar zakat pada harta mereka yang diambil dari harta orang-orang kaya diantara mereka dan diserahkan kepada orang-orang miskin diantara mereka.’’ (HR. Bukhari dan An-Nasa’i)
Ya Allah baguskan agamaku karena ia menjadi peganganku.Baguskan duniaku karena disitulah kehidupanku, & baguskan akhiratku karena ia itu tempat aku kembali. Jadikan kehidupanku ini sebagai kesempatan untuk memperbanyak amal soleh dan jadikanlah kematianku sebagai tempat istirahat dari semua keburukan. (HR. Muslim) SOLEH kan Kami Ya Allah, krn dg SOLEH KAMI mampu meraup BERKAH & NIKMAT NYA HIDUP...Semoga berbahagia






























musala, mushalla, musola, Moslem, tembesi, pembangunan, mesjid, amal ibadah, sumbangan, Waqaf, mushola, muallaf, ustadz, ustadzah, kyai, bimbingan, agama, dien, muslimah, annisa, kiblat, pengajian, halaqoh, ta’aruf, doa, mustajab, social, sosial, asia, asian, brain, himpunan, forum, penggemar, persaudaraan, ukhuwah, islamiyah, hafiz, al-Qur’an, Hadits, malaikat, tuhan, angel, god, penghijauan, global, warming, pemanasan, melayu, malay, orang, wong, jowo, jawa, keturunan, asli, tobat, taubat, ikhtiar, usaha, rumah ibadah, tempat ibadah, pray, prayer, merdeka, freedom, top, jempol, jempoler, suka, keislaman, silaturahmi, forum, kajian, tafsir, arab, Arabic, asia, asian, Singapore, singapura, Malaysia, Malaysian, malay, melayu, Singaporean, muslimah, sorban, impian, mimpi, cita-cita, angan-angan, ustadz, ustadzah, waralaba, franchise, untung, rugi, bisnis, dermawan, hartawan, murah hati, rakyat, masyarakat, halal, batam, mosque, musholla, langgar, surau, masjid, zakat, infak, infaq, shodaqoh, sedekah, mushala, muslim, Islam, barelang, kepri, kepulauan riau, wakaf, amal jariyah, Mesjid, bansos, bantuan sosial, fitri, fitrah, kurban, qurban, Idhul Adha, Idhul Fitri, Fitrah,
Liberty Reserve account number: U0949212
Paypal Account email : iklan.ftz@gmail.com
Wallahu a’lam bishawab (Allah yang Maha Tahu akan kebenarannya)
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui."
(Al-Baqarah : 216)
Semoga bisa mengambil hikmah-Nya. Aamiin.
Salam SUKSES by :
Master Internet Marketer Indonesia
http://momoncomputer.blogspot.com/
personal brand, brand pribadi, merk pribadi, internet marketing, multi level marketing, network marketing, bisnis online, identitas pribadi, pengenal diri, identitas diri, MLM, DS, Direct Selling, pemasaran berjenjang, Prinsip Membangun Personal Brand,
islam, muslim, Moslem, Indonesia, penyebaran agama islam, sejarah islam Indonesia, dakwah, muallaf, masjid, mosque, musholla, partai politik islam, organisasi islam, umat islam, pendidikan islam, nabi Muhammad, sahabat nabi, rukun islam, rukun iman, masjid batam, musholla batam,
Langganan:
Postingan (Atom)







